"R telah menjalani aksi pemalsuan dokumen ini sekitar lima tahun terakhir. Dia mendapat pesanan biasanya untuk keperluan perjalanan, administrasi ekonomi," ujar dia.
Dia melanjutkan, beberapa dokumen kependudukan seperti, akta kelahiran, KTP, dan KK menjadi pesanan yang paling sering didapat oleh ibu rumah tangga tersebut.
"Baru-baru ini dia mendapat pesanan untuk STNK, BPKP, ijazah sampai surat bebas Covid-19. Modusnya dengan scan dokumen asli, lalu diubah dan dipalsukan," ujarnya.