Ditandu Sejauh7 Km, Ibu dan Bayi yang Dikandung Meninggal

Erwin Eka Pratama
Warga menandu ibu hamil yang hendak melahirkan sejauh tujuh kilometer. (Foto: tangkapan layar/iNews)

Sub Kordinator Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Pinrang Irma Nurna Ningsih membenarkan adanya kejadian itu.

Dia menceritakan, awalnya pada malam hari pasien mengeluh sakit perut. Saat itu bidan desa datang ke rumahnya dan mengecek kehamilan.

"Tafsiran persalinannya pada bulan Febuari. Pada waktu pemeriksaan itu kondisi janinnya sudah tidak terdengar denyut jantung janinnya," katanya. 

Saat itu, kata dia, bidan desa pun menyarankan ibu tersebut untuk dirujuk ke rumah sakit.

"Makanya diputuskan untuk merujuk malam itu, tapi hujan deras dan angin kencang akhirnya besok pagi dirujuk," ujarnya.

Dia mengaku, mobil memang tidak bisa masuk ke daerah itu hingga akhirnya ibu hami itu ditandu. 

"Bayi sudah meninggal di dalam perut, sampai di rumah sakit dioperasi ibunya juga meninggal,"  ujarnya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Ibu-Bayi Meninggal Diduga Malapraktik Rumah Sakit di Indramayu, Polisi Panggil Para Saksi 

57 tahun lalu

Dugaan Malapraktik Kasus Ibu-Bayi Meninggal, RSUD Sentot: Kami Tangani Sesuai Prosedur

57 tahun lalu

Kasus Ibu-Bayi di Indramayu Meninggal Diduga Korban Malapraktik, Ini Kata RSUD Sentot

57 tahun lalu

Viral Video Ibu dan Bayi di Indramayu Meninggal usai Persalinan, Suami Sebut Diduga Malapraktik

57 tahun lalu

Jalan Tertutup Longsor, Ibu Hamil hendak Melahirkan Ditandu, Evakuasi sempat Susuri Sungai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal