Kemudian, tiba-tiba ada empat lelaki mengetuk kamar kosnya lalu masuk dan langsung menganiayanya dengan tangan kosong.
Keempat lelaki itu memukulinya dengan alasan bahwa dirinya yang telah melakukan pembusuran terhadap salah satu rekannya.
Sejumlah warga yang mendengar keributan itu ikut melakukan penganiayaan, dan meyakini jika dirinya merupakan pelaku pembusuran yang meresahkan warga sekitar.
"Saya tidak mengenal satu pun dari empat lelaki yang awalnya menghakimi saya di kamar kos," ungkapnya.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pembusuran dan pemalakan yang dilakukan terduga pelaku.