PALOPO, iNews.id – Demomahasiswa di Mapolres Polopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (17/3/2022) berakhir ricuh. Mahasiswa dan polisi terlihat saling dorong.
Awalnya para mahasiswa mendesak polisi memproses kasus 2.437 nota BBM fiktif. Seperti diketahui dari hasil pemeriksaan BPK disebutkan sebanyak 2.437 nota yang tidak diakui dan dianggap palsu oleh pihak SPBU.
Dari ribuan nota tersebut, jika dirupiahkan maka kerugian negara mencapai Rp214 juta.
Dalam aksinya para mahasiswa melakukan orasi dan menjadikan pagar mapolres sebagai panggung.
Merasa tak dihargai sejumlah polisi memaksa mahasiswa tersebut untuk turun. Lalu karena kalah jumlah, mahasiswa kemudian mengalah dan melanjutkan aksi di gerbang Polres Palopo.