Selama di kota itulah Marson kemudian menikah dengan perempuan lain. Namun hubungan dia dengan sang istri tidak bertahan lama. Usai bercerai, pelaku pulang ke kampung halaman dan mulai mendekati korban.
Tapi selama proses pendekatan, korban tidak menunjukkan respons positif. Marson pun curiga kalau teman perempuannya ini sudah memiliki kekasih, sehingga dia emosi dan berniat membunuh korban.
Beruntung korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Dia mengalami luka tikaman tiga kali di tubuhnya dan kini masih dalam keadaan kritis akibat penganiayaan tersebut.