Cerita Pilu Ayah Bripda Dirja yang Tewas Dianiaya Senior, Subuh Masih Telepon Ibu

iNews TV
Jenazah Bripda Dirja Pratama tiba di rumah duka di Desa Pincara, Pinrang, disambut tangis keluarga. (Foto: iNews TV)

PINRANG, iNews.id – Isak tangis menyelimuti pemakaman Bripda Dirja Pratama (19) bintara muda yang diduga tewas diaiaya senior di Kabupaten Pinrang, Senin (23/2/2026). Keluarga besar korban, terutama sang ayah, Aipda Muhammad Jabir, mengungkapkan berbagai kejanggalan memilukan atas kematian putranya yang dinilai tidak wajar di lingkungan Asrama Polisi Polda Sulsel. 

Pihak keluarga secara tegas menolak narasi awal yang menyebut Bripda Dirja tewas karena membentur-benturkan kepalanya sendiri.

Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, membeberkan kondisi fisik anaknya saat berada di rumah sakit yang membuatnya merasa terpukul. Ia melihat luka-luka di tubuh anaknya yang tidak sinkron dengan laporan awal yang diterima pihak keluarga.

“Tidak ada luka di kepala, tapi darah keluar terus dari mulut. Di tubuh ada luka memar di perut, dada, dan leher,” ungkap Jabir dengan nada getir.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan bukti nyata bahwa anaknya mengalami kekerasan fisik yang hebat sebelum mengembuskan napas terakhir. "Nda pernah sakit dia. Subuh jam lima masih kontak dengan ibunya, tapi setelah itu sudah tidak ada jawaban," kenangnya mengenai komunikasi terakhir sang putra. 

Upaya untuk menutupi penyebab asli kematian korban akhirnya runtuh. Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, yang hadir langsung di pemakaman, mengakui bahwa laporan awal mengenai korban sengaja menyakiti diri sendiri adalah informasi yang tidak benar.

Melalui pendekatan forensik (scientific investigation), polisi menemukan adanya luka lebam yang sinkron dengan tindakan penganiayaan oleh senior korban, Bripda P. 

“Secara scientific kami buktikan bahwa keterangan yang menyebut korban membentur-benturkan kepalanya itu tidak benar. Kami menemukan beberapa luka lebam dan meyakini telah terjadi penganiayaan,” kata Kapolda di hadapan keluarga dan awak media.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Kasus Penganiayaan Maut Bripda Dirja Pratama, 1 Orang Tersangka 5 Diperiksa

57 tahun lalu

Baru 1 Tahun Jadi Polisi Bripda Dirja Tewas Diduga Dianiaya Senior

57 tahun lalu

Beredar Foto Diduga Pencuri Emas 1 Kg dalam Rumah 3 Lantai di Pinrang, Ini Kata Polisi

57 tahun lalu

Viral Rumah 3 Lantai di Pinrang Dibobol Maling, Emas 1 Kg dan Uang Rp30 Juta Raib

57 tahun lalu

Terungkap Motif Penganiayaan Maut Bripda Dirja, Pelaku Marah Korban Dianggap Tak Loyal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal