Dia mengaku sudah membongkar parkiran tersebut setelah diminta pemerintah kelurahan. Dia juga tahu itu peruntukkannya untuk jalan umum bukan parkiran mobil meski masih bisa dilewati kendaraan.
"Sebenarnya masih boleh lewat," katanya.
Menurutnya, dulu di samping rumahnya tersebut merupakan tempat air lalu dia tutup dan dijadikan parkiran. Tak lama kemudian pemerintah setempat menutup juga sehingga jalan menjadi lebih lebar.
Setelah menerima imbauan, Agus berinisiatif membongkar garasi parkiran rumahnya. Saat ini jalan tersebut sudah terbuka, hanya bagian atap parkiran yang masih terpasang.
Sementara Lurah Tammua Maipparre mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga dan viral meminta untuk pemilik rumah untuk membongkarnyaa.
"Alhamdulillah pemilik rumah menyadari dan kooperatif untuk membongkarnya," ujar Maiparre.