Belasan Warga Geruduk Polsek Bontoala Makassar, Ada Apa?

Abdoellah Nicolha
Belasan warga menggeruduk Markas Polsek Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin malam (9/10/2023). (Andoellah Nichulya).

Dalam rekaman video korban tak sadarkan diri saat di lokasi kejadian, ketika berada di rumah sakit dari mulut korban mengeluarkan darah dan mata kanannya lebam.

Namun dari hasil penyelidikan polisi korban dinyatakan tewas karena laka tunggal, meski orang tua dan kerabatnya menduga tewas karena dikeroyok, namun hingga kini polisi belum menemukan bukti terkait adanya tindak pidana dalam kasus kematian almarhum Muhammad Refan.

“Walau pun begitu polisi tetap akan melanjutkan penyelidikan berdasarkan keterangan 8 saksi yang telah diperiksa.

Ibu korban, Irayanti menyebutkan, pihaknya menuntut keadilan atas kematian putranya, karena dinilai janggal dan diduga dianiaya. Dia pun berharap polisi segera bertindak mengungkap dan menangkap para pelaku.

“Kami menuntut keadilan, kami berharap agar kasus ini dituntaskan dan polisi segera menangkap para pelaku. Karena kami yakin anak kami dikeroyok,” kata ibu korban di kediamannya, Senin malam (9/10/2023).

Sementara itu, Kapolsek Bontoala, Kompol Muhammad Idris membenarkan soal kedatangan belasan warga yang merupakan keluarga korban ke kantor Polsek Bontoala.
 
“Mereka datang untuk mempertanyakan kasus kecelakaan tanggal 4 Agustus lalu yang menyebabkan meninggal dunia, diduga dalam kecelakaan itu ada penyebab lain, sehingga mempertanyakan itu,” katanya kepada wartawan, Senin malam (9/10).
 
Saat ini kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan, bahkan telah memeriksa 8 saksi, namun belum ada yang mengarah kepada pelaku. “Kami belum menemukan 2 alat bukti sehingga belum bisa meningkatkan statusnya,” ujarnya.
 
Dia pun meminta dukungan kepada keluarga korban dan warga agar segera bisa menemukan titik terang dan mengungkap kasus ini.
 
Diketahui, ibu korban merupakan pedagang nasi keliling di Pelabuhan Makassar. Namun sejak anaknya meninggal, Irayanti tidak lagi menjual nasi keliling karena berfokus mencari keadilan untuk anak keduanya yang diduga kematiannya menyisakan banyak tanda tanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

2 Anggota Geng Motor Sadis di Makassar Ditangkap, Terancam 20 Tahun Bui

57 tahun lalu

Tangkap 2 Geng Motor di Makassar, Polisi Sempat Bergelut

57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

57 tahun lalu

Licik! Pasutri di Makassar Bawa Kabur HP Warga, Tuduh Korban Begal saat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal