Menurutnya, para senior dan alumni melakukan kekerasan dengan menampar dan memukul secara berulang-ulang.
"Kami dipukul dan ditampar kalau tidak mau minum minuman beralkohol yang diberikan," ucapnya.
Aksi itu pun diketahui para panitia sehingga belasan mahasiswa baru itu diantar pulang ke rumahnya masing-masing. Namun, salah satu orang tua korban tidak menerima kejadian tersebut dan membawa anaknya ke Polsek Rappocini untuk membuat laporan polisi.
Sementara itu, Panit 1 Reskrim Polsek Rappocini Iptu Nasoetyon menuturkan, telah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Polisi juga telah mengamankan dan memeriksa tiga orang saksi.
"Iya ada laporan dari mahasiswa berinisial MH. Untuk sementara kami mengamankan tiga orang diduga pelaku penganiayaan oknum mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar. Mereka masih aktif," tuturnya.