"Tim cepat tangga ini memberikan bantuan teknis. Bahkan jika dibutuhkan, akan terjun langsung ke lokasi terjadinya bencana," kata Novie.
Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Andi Jemma, Mohammad Sabu menuturkan, banjir bandang terjadi pada dini hari yang sebelumnya disertai hujan deras. Banjir mengakibatkan runway dipenuhi lumpur, pagar bandara rusak, dan rumah dinas juga turut terendam lumpur.
"Para pegawai mengungsi di kantor bandara yang lokasinya lebih tinggi, untuk apron tidak terdampak, sehingga pesawat yang terparkir aman dari lumpur," tutur Sabu.
Sabu menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan stakholder terkait dalam penanganan musibah bencana banjir bandang. "Hari ini secara bertahap sudah mulai dilakukan pembersihan lumpur yang menggenangi runway sambil menunggu air surut," ujar Sabu.