2. Ada Bekas Tanda Kekerasan
Tim forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari telah menyelesaikan proses autopsi terhadap Serda Rusdi, anggota TNI yang ditemukan tewas tergantung di pohon dengan tangan terikat ke belakang di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana. Petugas medis menemukan ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Untuk tanda bekas kekerasan ada di bagian leher. Untuk detailnya bukan kapasitas saya menyampaikan, langsung ke penyidik yang menangani kasusnya," ujar Dokter Forensik RS Bhayangkara Kendari Raja Al Fatih Widya Iswara, Rabu (19/8/2020) malam.
3. Danrem Sebut Jalan Pernapasan Terhambat
Danrem 143/Haluoleo Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan mengungkapkan, hasil autopsi sementara Serda Rusdi karena terhambat pernapasan. Namun, Jannie tidak menjelaskan lebih detail penyebab kematian anggota Kodim 1413/Buton yang ditemukan tergantung di pohon jambu dengan tangan terikat itu.
"Untuk sementara ini, hasil autopsi cuma mengatakan ada seorang lelaki yang profesinya dengan anggota TNI AD ditemukan meninggal. Kemudian akibat meninggalnya karena terhambat jalan pernapasan. Tunggu proses penyelidikan," kata Brigjen Jannie, Kamis (20/8/2020).
4. Denpom AD Turun Tangan
Detasemen Polisi Militer Angkatan Darat (Denpom AD) dan Polda Sulawesi Tenggara mengusut kasus tewasnya Serda Rusdi, anggota TNI Kodim 1413/Buton yang ditemukan tergantung dengan tangan terikat di belakang di pohon jambu mete Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Sultra.