5 Fakta Bentrokan 2 Kelompok Buruh di PT GNI Morowali, Nomor 3 Diduga Jadi Penyebabnya

Mukhtaruddin
Jemmy Hendrik
Bentrok antarkaryawan tenaga kerja asing (TKA) asal China dengan pekerja lokal terjadi di PT GNI hingga mengakibatkan dua orang tewas. (Foto: tangkapan layar/ist)

4. 71 orang ditangkap

Pascabentrok karyawan TKA China dan pekerja lokal yang menewaskan dua orang itu, polisi mengamankan 71 orang.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, dari 71 orang yang ditangkap, 31 orang telah diperiksa.

Hasil dari pemeriksaan itu, sebanyak 17 orang diduga terlibat aksi pengerusakan di PT GNI saat terjadi bentrok antarkaryawan.

"Sudah dilakukan pemeriksaan 31 orang, 17 terbukti melakukan pengerusakan di PT GNI kemarin. 17 orang ini setelah dilakukan penetapan atau peningkatan kasus ke penyelidikan bisa jadi tersangka, sementara 16 yang tidak terbukti ini akan wajib lapor. Untuk sisanya akan dilakukan pemeriksaan kembali," katanya, Senin (16/1/2023).

5. Situasi kondusif

Dia mengatakan, pascabentrok antarkarayawan TKA China dengan pekerja lokal tersebut. Situasi di lokasi sudah kondusif. 

Namun, meski situasi sudah kondusif, pihaknya masih melakukan pengamanan baik di dalam dan pintu-pintu keluar masuk PT GNI. Saat ini juga aktivitas di lokasi dihentikan untuk menghindari keributan lanjutan.

"Situasi saat ini kondusif. Untuk aktivitas perusaaan untuk sementara dihentikan sementara setelah ada evaluasi dari pihak-pihak terkait mungkin akan beroperasi kembali," ungkapnya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nama-Nama Penumpang Pesawat Jet Tergelincir di Bandara Maleo, Ada Direktur Virtue Dragon

57 tahun lalu

Polisi Sebut 6 TKA China yang Diperiksa Terkait Bentrok Antarkaryawan di PT GNI Berstatus Saksi

57 tahun lalu

Korban Tewas Bentrok Antarkaryawan di PT GNI Sudah Diserahkan ke Keluarga dan Dubes China

57 tahun lalu

Bentrok di PT GNI, 6 TKA asal China Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Pascabentrok Antarkaryawan di PT GNI, Polisi Sebut TKA China dan Pekerja Lokal Sudah Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal