Menurut dia, Pelni bekerja sama dengan KKP dan Dinas Kesehatan Makassar untuk proses tes tersebut. Semua petugas yakni ABK dan nahkoda wajib mengikuti rapid test ini.
Adapun jarak antara kapal dan daratan sejauh 2 mil. Nakhoda kapal beserta seluruh ABK telah diinstruksikan untuk tetap berada di atas kapal hingga hasil pemeriksaan kesehatan diterima.
"Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19 yang dilakukan oleh perusahaan, KM Lambelu kembali disemprotkan dengan cairan disinfektan," kata dia.