Setelah menemukan target, para pelaku mendekati kendaraan dan mengancam sopir menggunakan senjata tajam berupa busur panah, parang, hingga badik.
"Modus komplotan begal ini mengikuti kendaraan atau mengincar kendaraan mobil truk baik kendaraan tersebut parkir di bahu jalan atau pada saat kendaraan tersebut jalan perlahan," katanya.
Dalam aksinya, komplotan begal ini mendatangi kendaraan tersebut lalu mengancam sopir truk menggunakan senjata tajam busur atau anak panah maupun menggunakan parang dan badik.
Setelah korban tidak berdaya, para pelaku mengambil paksa barang berharga milik sopir, mulai dari uang tunai hingga telepon genggam.
"Setelah komplotan begal ini menguasai kendaraan tersebut, kemudian komplotan begal ini mengambil paksa uang atau maupun HP milik korban atau supir dari truk tersebut," ujarnya.