Prof Basri mengaku terkait adu mulut hingga berujung saling gampar tersebut merupakan kesalahpahaman saja. Kedua dosen tersebut kini sudah didamaiakan.
"Kami sudah panggil dua duanya, mau didamaikan karena tingkatan di fakultas itu harus ada upaya. Sebelum dikirim ke tingkat universitas kita dulu di tingkat fakultas," jelasnya.
Atas kejadian ini, Prof Basri berharap tidak melebar ke pihak lain. Utamanya bagi mahasiswa agar tidak terprovokasi untuk membuat aksi balasan.
Diketahu dua dosen itu diketahui menduduki jabatan penting di fakultasnya, yakni sama-sama menduduki jabatan Ketua Jurusan Program Studi yang berbeda.
"Kami berharap ini tidak meluas. Iya betul, sama-sama ketua prodi, yang perempuan ketua prodi ilmu komunikasi, yang satu (Laki-laki) Ketua Prodi Pendidikan bahasa Inggris," katanya.