KAMPAR, iNews.id - Kopsa Mandiri Riau, menjelaskan kronologi kericuhan petani sawit saat rapat di Pangkalan Baru, Kabupaten Kampar. Hal ini disampaikan dalam hak jawabnya kepada iNews.id.
Ketua Panitia Rapat Pelaksana Kopsa Mandiri, HM Nafiz menjelaskan, memang berlangsung rapat anggota kooperasi dihadiri 500-an anggota dari berbagai daerah pada Jumat (3/12/2021).
Adapun angenda rapat untuk memilih pengurus terbaru dan pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus tahun 2019 - 2020. Dalam rapat tersebut dikabarkan sempat terjadi kericuhan.
"Pemberitaan tentang rapat dibubarkan tidak lah benar sebagaimana disampaikan Wakapolresta Pekanbaru. Hal yang sebenarnya, rapat dibubarkan karena telah ditutup atau telah selesai," kata HM Nafiz di Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (5/12/2021).
Adapun terkait demonstrasi yang berlangsung selama rapat, kata dia, hanya dilakukan oleh sekelompok kecil orang. Adapun anggota resmi Kopsa Mandiri yang ikut berunjuk rasa berjumlah enam orang, anak-anak enam orang dan sisanya orang tak dikenal.