Lebih lanjut Kiai Ma’ruf menjabarkan empat bingkai kerukunan yang harus dijaga oleh bangsa Indonesia. Menurutnya di tahun politik seperti saat ini, empat bingkai tersebut harus dijaga. Hal itu agar hubungan antarmasyarakat tetap rukun dan maju.
Pertama, lanjut Kiai Ma'ruf, bingkai politis. Indonesia memiliki bingkai politis yang menyatukan seluruh bangsa termasuk kerukunan beragama. Dia mengatakan, kerukunan modal bernegara dan unsur utama yaitu kerukunan antarumat beragama.
"Jika antar-umat beragama tidak rukun, maka stabilitas keamanan negara akan terganggu. Karena itu, potensi konflik antar-umat beragama harus dicegah," kata Kiai asal Tangerang Banten ini.
Ketua Umum MUI nonaktif ini menyebutkan, Indonesia pernah mengalami kerusuhan disebabkan oleh sentimen agama, yaitu di Poso dan Ambon. Sehingga, menjadi sebuah pelajaran bagi bangsa Indonesia untuk mencegah terjadi kembali.
Kedua, lanjut Kiai Ma'ruf, yaitu bingkai yuridis. Dia mengungkapkan, harus ada upaya menangkal masuknya ideologi yang melahirkan kelompok intoleran dan bertentangan dengan Pancasila ataupun Undang-Undang Dasar 1945.