KOLAKA UTARA, iNews.id - Perjuangan RA Kartini bukan sekadar cerita yang tersimpan di buku sejarah. Semangatnya masih hidup hingga kini, menginspirasi banyak perempuan Indonesia untuk terus melangkah, berkarier, dan memberikan dampak bagi masyarakat.
Semangat itu pula yang tercermin pada sosok Mispa Lewi Yt, seorang tenaga pemasar mikro atau biasa disebut Mantri BRI yang bertugas di BRI Unit Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
Bertugas di wilayah pegunungan dengan akses yang tidak mudah, Mispa justru menemukan makna baru dalam pekerjaannya. Di tengah medan yang sulit, dia menjalani perannya sebagai Mantri BRI dengan penuh dedikasi untuk memberdayakan masyarakat.
Perjalanan karier Mispa di BRI bermula dari situasi yang tidak mudah. Saat pandemi Covid-19 melanda, dia harus menerima kenyataan dirumahkan dari pekerjaan sebelumnya. Namun, dari kondisi tersebut justru muncul peluang baru.
"Saat dirumahkan, saya melihat peluang di BRI dan saya beranikan diri untuk mencoba melamar di sana meskipun saat itu sudah mencapai usia maksimal pendaftaran, yaitu 25 tahun. Puji Tuhan, saya berhasil lolos dan bergabung sebagai customer service," katanya.
Kariernya di BRI terus berkembang. Setelah menjalani sekitar 20 bulan sebagai customer service, dia berhasil lolos seleksi dan dipercaya menjadi Mantri BRI di wilayah Ranteangin pada 2024.