Wartawan Dikeroyok saat Liput Kebakaran Pasar Wosi Manokwari, HP dan Uang Rp15 Juta Raib

Antara
Sekretaris PWI Papua Barat Mathias Renyaan memberikan keterangan terkait pengeroyokan yang dialaminya di SPKT Polresta Manokwari, Selasa (6/6/2023) sore. (ANTARA/Fransiskus Salu Weking)

Dia sangat menyayangkan insiden kekerasan yang menimpa jurnalis ketika menjalankan tugas peliputan di lapangan. Peristiwa itu mengancam kebebasan pers dan bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Pemukulan terhadap wartawan ini sangat disayangkan. Masyarakat kalau mau tahu identitas, bisa tanya. Bukan main hakim sendiri," ujar Bustam.

Dia menjelaskan, kasus pengeroyokan itu akhirnya dilerai petugas pemadam kebakaran setelah melihat kartu pers yang dipakai Mathias.

Bustam kemudian mengimbau seluruh jurnalis agar lebih hati-hati ketika melakukan peliputan peristiwa seperti kebakaran atau lainnya.

Dia berharap polisi secepatnya menemukan para pelaku pengeroyokan terhadap Mathias, jurnalis media online di Manokwari.

"Kami berharap polisi bisa menangkap pelaku secepatnya," kata Bustam.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aksi Teror Pelemparan Batu di Lumajang Sasar Ambulans dan Minibus, Sopir Terluka 

57 tahun lalu

Miris! Imam Masjid di Palopo Babak Belur Dikeroyok, Kini Malah Dilaporkan Balik ke Polisi

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M5,1 Guncang Ransiki Manokwari Selatan, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Polisi di Surabaya Dikeroyok 3 Preman hingga Tak Berdaya gegara Tegur Pesta Miras

57 tahun lalu

Kasus Bayi Nyaris Dibawa Orang di RSHS Bandung, Sang Ibu Laporkan Perawat ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal