Wapres soal Pembebasan Pilot Susi Air: Utamakan Negosiasi, Tidak Ada Serangan Frontal

Binti Mufarida
Wapres Ma'ruf Amin tegaskan akan tetap menggunakan langkah negosiasi untuk pembebasan pilot Susi Air. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menegaskan akan mengutamakan negosiasi untuk pembebasanPilot Susi Air Philip Mark Mehrtens yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya. Saat ini sudah lima bulan pilot asal Selandia Baru tersebut disandera KKB Papua.

Wapres mengatakan, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono juga telah memberikan penjelasan mengenai proses negosiasi yang dilakukan untuk pembebasan pilot tersebut.

“Mengenai masalah pilot itu terus diusahakan, negosiasi terus ya. Ini kemarin juga Panglima TNI ikut kami, juga sudah memberi penjelasan tentang rencana-rencana itu,” ujar Wapres saat menghadiri acara di Fakfak, Papua Barat, Jumat (14/7/2023).

“Seperti apa hasilnya kita tunggu saja,” katanya lagi.

Diketahui, tim negosiasi untuk pembebasan pilot asal Selandia Baru dilakukan Pj Bupati Nduga Edison Gwijangge. Selain itu, kata Wapres, tim negosiasi juga melibatkan tokoh-tokoh masyarakat bahkan juga tokoh agama.

“Tim negosiasi itu ada pemerintah daerah ya, kan ada juga tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama untuk kita bisa menyelesaikan,” ucapnya.

Wapres menegaskan dalam proses pembebasan sandera KKB tidak menggunakan serangan yang sifatnya frontal. Sebab akan berisiko menimbulkan banyak korban jiwa.

“Sebaiknya tidak dalam bentuk serangan yang sifatnya frontal, itu resikonya akan banyak korban. Karena itu lebih bersifat melakukan negosiasi-negosiasi perundingan supaya bisa yang sandera kita itu bisa diselamatkan, jadi menghindari korban lebih banyak,” ujarnya. 
 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Tragedi di Pedalaman Yahukimo, 8 Pendulang Emas Tewas Dibantai KKB OPM

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal