Jokowi Rapat di Papua Bahas Pembebasan Pilot Susi Air: Tak Bisa Dibuka ke Publik

Raka Dwi Novianto
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah menggelar rapat di Papua terkait proses pembebasan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat di Papua terkait proses pembebasanPilot Susi Air Philip Mark Mehrtens dari tangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga. Rapat diikut kementerian dan lembag.

Kendati demikian, Presiden mengatakan tidak bisa mengungkapkan detail apa-apa saja yang menjadi isi pembahasan rapat tersebut.

"Tadi malam pun kami sudah rapat juga, nggak bisa sampaikan isinya apa dan upayanya apa. Tapi pemerintah sudah berusaha keras untuk menyelesaikan persoalan itu dan masih dalam proses terus, tapi tidak bisa kita buka kepada publik," ujar Jokowi dalam tayangan yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (7/7/2023).

Jokowi mengaku geram menanggapi perihal proses pembebasan Pilot Susi Air yang hingga saat ini belum dibebaskan. Pemerintah tidak pernah diam dan selalu berupaya untuk melakukan pembebasan tersebut.

"Kita ini jangan dilihat diam loh ya. Kita ini sudah berupaya dengan amat sangat, tetapi tidak bisa kita buka apa yang sudah kita upayakan, apa yang sudah kita kerjakan di lapangan," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Tragedi di Pedalaman Yahukimo, 8 Pendulang Emas Tewas Dibantai KKB OPM

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal