Usai Pembakaran Rumah, Warga Pendatang di Dogiyai Papua Mengungsi ke Pos Aparat

SM Said
Petugas saat mengevakuasi korban tewas pembakaran akibat amuk massa di Kabupaten Dogiyai, Papua. (Foto Bidhumas Polda Papua)

Lalu pukul 17.25 WIT, lima personel Satgas Paskhas dipimpin Serka Wartono menegur masyarakat yang mabuk tersebut untuk keluar dari lintasan bandara melalui jalan setapak. Kemudian personel bergegas keluar dari dalam Runway dan terdapat sekumpulan masyarakat sekitar 20 orang dengan membawa panah, parang dan batu. Mereka lalu mengeroyok kelima personel Satgas Paskhas.

Personel sempat memberikan tembakan peringatan kemudian orang-orang tersebut melarikan diri. Lalu personel pun mundur.

"Pukul 17.31 WIT merasa tidak terima ditegur sehingga sekelompok warga tersebut melakukan perlawanan dan sekitar 20 orang lagi ikut menyerang dengan parang dan kapak karena diprovokasi. Dari aksi tersebut, terdapat dua korban dari personel Paskhas yang kemudian dibawa menuju unit pelayanan RSUD, Kampung Kimupugi, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiai menggunakan ambulans Bandara Moanemani," kata Kamal.

Sementara pada pukul 19.35 WIT, di tempat dan lokasi berbeda, massa mulai berkumpul di Kampung Ekimanida, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiai.

Lalu pukul 20.49 WIT massa mulai melakukan pembakaran bengkel dan warung bakso milik Iwan di Kampung Ekimanida, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai. Selanjutnya massa membakar bangunan dan rumah-rumah milik pendatang di Distrik Kamuu pukul 22.13 WIT.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal