Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengatakan, para sandera sudah berhasil diamankan masyarakat setempat sejak Sabtu (13/5/2023) malam.
"Proses evakuasi ini juga melibatkan peran masyarakat tokoh agama serta dan pemerintah setempat," ujarnya, Senin (15/5/2023).
Adapun penjemputan keempat sandera menggunakan pesawat PK-RBP milik Tariku Aviation. identitas keempat karyawan yang telah berhasil dievakuasi yakni atas nama Asmar dan Feryan Erlangga (mengakali luka bacok akibat benda tajam). Lalu Peas Kulka dan Senus Lepitalem, keduanya dalam kondisi baik.
Saat ini keempat korban masih berada di RSUD Oksibil untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.