"Rumah-rumah warga yang di lereng bukit dan lainnya itu rawan bencana dan korban jiwa, kayak di Sibolga Sumatera Barat, itu sama persis dengan di kota Jayapura ini. Maka pemerintah harus antisipasi,” ujar Risma.
“Mitigasi bencana harus disiapkan dan diberikan kepada mereka. Kearifan lokal bisa dibangkitkan agar kewaspadaan masyarakat takkala situasi bahaya bisa dilakukan," imbuh dia.
Pihaknya juga berencana membangun Lumbung Sosial di Papua. Lumbung Sosial adalah tempat atau gudang penampungan barang-barang untuk bantuan sosial bagi korban bencana.
Dikatakan Risma, pihaknya agak kerepotan jika harus mengirimkan barang-barang bantuan social dari Pulau Jawa.
"Sehingga dengan Lumbung Sosial itu, harapannya bantuan bisa cepat tersalurkan," kata Risma.
Terakhir, Risma meminta warga untuk tetap siaga. Meski puncak curah hujan di Indonesia pada Januari, namun menurut prediksi BMKG, potensi kerawanan masih terus terjadi sampai Bulan Maret 2023.
"Harus hati-hati. Kalau tinggal di lokasi rawan bencana agar kalau hujan turun bisa siaga dan cari lokasi aman," pungkasnya.