Lipet Sobolim sempat dibawa ke RSUD Dekai, namun meninggal dunia saat tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Berdasarkan data kepolisian, Lipet Sobolim merupakan komandan lapangan KKB Kodap Yahukimo yang aktif melakukan berbagai aksi kekerasan di wilayah Papua Pegunungan. Beberapa aksi kriminal yang pernah dilakukan pelaku di antaranya penyerangan pekerja tambang ilegal di Kampung Kawe Mining 63, Distrik Awibom, Pegunungan Bintang pada 27 Agustus 2023, menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya.
Selanjutnya pembunuhan terhadap pekerja tambang bernama Anas, pada 27 Desember 2023 di Camp 33, Kampung Kawe. Kemudian pembunuhan terhadap Ariston Kamma, pekerja tambang ilegal di Kampung Kawe, Distrik Awibom, pada 9 April 2025.
Brigjen Faizal Ramadhani menegaskan tindakan tegas yang diambil aparat merupakan bagian dari penegakan hukum terukur untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua.
“Pelaku Lipet Sobolim merupakan komandan batalyon semut merah yang aktif melakukan berbagai aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil dan aparat keamanan. Penegakan hukum yang dilakukan merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” katanya.