Terungkap! Bripda LO Sudah Jual Amunisi ke KKB Papua sejak 2017

Putranegara Batubara
Satgas Damai Cartenz menangkap oknum polisi dan warga sipil yang diduga menyuplai amunisi untuk KKB di Lanny Jaya, Papua Pegunungan. (Foto: Ist)

Kaops Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan, pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam suplai senjata dan amunisi kepada KKB.

"Termasuk bila pelakunya oknum anggota Polri. Tidak ada ruang bagi pengkhianat institusi,” ujarnya, Selasa (20/5/2025).

Warga Diimbau Tidak Jadi Kaki Tangan KKB

Kasus ini menambah daftar panjang oknum aparat yang terlibat dalam jaringan ilegal peredaran amunisi untuk KKB di Papua.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo mengingatkan masyarakat agar tidak menjadi bagian dari rantai logistik KKB, baik dalam bentuk senjata, amunisi, maupun logistik lainnya. Setiap bentuk bantuan terhadap KKB dinilai mengancam keselamatan sipil dan memperpanjang konflik di Papua.

“Kami tidak main-main. Siapa pun yang menyuplai amunisi ke KKB akan ditindak tegas, meski dia anggota Polri. Ini pengkhianatan terhadap negara,” katanya.

Atas perbuatannya, keduanya dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata dan amunisi tanpa izin. Ancamannya hukuman mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum Polisi Jual Amunisi ke KKB di Papua, Kaops Damai Cartenz: Pengkhianat!

57 tahun lalu

Headline iNEWS.ID: Satgas Damai Cartenz Tangkap 7 Pemasok Senjata ke KKB Papua, Salah Satunya Satpam SMA di Sleman

57 tahun lalu

Identitas dan Peran 7 Tersangka Pemasok Senpi ke KKB, Penyedia Dana hingga Rakit Senjata

57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap Pemasok Senjata ke KKB Papua, 7 Orang Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Polda Jatim Tangkap 3 Warga Bojonegoro Pemasok Senjata Api untuk KKB Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal