Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang
Advertisement . Scroll to see content

Satgas Damai Cartenz Tangkap Pemasok Senjata ke KKB Papua, 7 Orang Jadi Tersangka

Sabtu, 15 Maret 2025 - 14:35:00 WIB
Satgas Damai Cartenz Tangkap Pemasok Senjata ke KKB Papua, 7 Orang Jadi Tersangka
Polda Papua saat ekspose pengungkapan jaringan pemasok senjata api untuk KKB. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Satgas Damai Cartenz 2025 membongkar jaringan pemasok senjata api dan amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi lintas provinsi. Dalam operasi gabungan yang melibatkan Polda Papua, Polda Papua Barat, Polda Jawa Timur dan Polda DIY, aparat mengamankan tujuh tersangka serta menyita 17 pucuk senjata api juga 3.573 butir amunisi.

Keberhasilan ini disampaikan langsung Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin. Dia menegaskan operasi ini merupakan bagian dari upaya serius Kepolisian dalam memberantas penyelundupan senjata ke wilayah Papua.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pihak-pihak yang mencoba memasok senjata ke kelompok bersenjata. Operasi ini menunjukkan bahwa aparat keamanan bekerja maksimal untuk menutup jalur distribusi senpi ilegal dan memastikan stabilitas keamanan di Papua,” ujar Kapolda didampingi Kaops Damai Cartenz 2025 Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani dikutip Jumat (14/3/2025).

Berdasarkan hasil penyelidikan sejak 6 hingga 9 Maret 2025, aparat berhasil menangkap sejumlah pelaku yang terlibat dalam sindikat penyelundupan senjata.

Salah satu pelaku utama yang sudah ditangkap berinisial YE alias JAS yang berperan dalam menyediakan dana dan mengoordinasikan pembelian senjata untuk KKB Puncak Jaya. Selain YE, aparat juga menangkap TW, MH, MK, P, ES dan AP, yang memiliki peran berbeda dalam jaringan ini, mulai dari pencarian senpi, penyelundupan hingga pembuatan senjata rakitan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut