Tari Musyoh Papua, Tarian Sakral untuk Menenangkan Arwah Orang Meninggal Tak Wajar 

Ihya Ulumuddin
Penampilan tari musyoh Papua untuk menenangkan arwah. (Foto: romadecade).

PAPUA, iNews.id - Tari musyoh Papua menarik diulas. Tarian ini merupakan tarian tradisional masyarakat Papua. Tari musyoh terbilang sakral karena fungsinya untuk menenangkan arwah orang yang meninggal secara tidak wajar.

Dahulu, tarian ini akan dibawakan ketika ada orang meninggal dunia karena kecelakaan atau karena sebab lain yang tidak wajar. Masyarakat Papua meyakini, orang yang meninggal dunia secara tidak wajar, maka arwahnya tidak akan tenang. Itu sebabnya, harus dilakukan ritual upacara khusus, berupa tari musyoh. 

Tari Musyoh Papua

Sejarah tari musyoh Papua bermula saat seorang tetua adat meninggal dunia karena kecelakaan tragis. Khawatir terjadi sesuatu, masyarakat Papua pun menggelar ritual yang disertai dengan tarian. Tujuannya agar arwah tetua adat bisa pergi dengan tenang. 

Sejak saat itu, tarian musyoh berkembang hingga dilaksanakan secara turun temurun. Setiap kali ada yang meninggal kecelakaan atau sebab lain, maka tarian musyoh akan dibawakan. 

Namun, pada perkembangannya, tarian musyoh mulai mengalami pergeseran fungi. Dari sebelumnya hanya untuk ritual yang sakral untuk menenangkan arwah, kini mulai dimainkan untuk sarana hiburan. 

Properti 

Layaknya tarian adat pada umumnya, tarian musyoh Papua menggunakan berbagai properti sebagai pendukung. Semuanya sesuai dengan adat istiadat papua. Beberapa properti yang biasa dipakai untuk tarian sakral ini yakni:

1. Penutup Kepala

Penutup kepala menjadi bagain penting dari tarian tradisional Papua ini. Biasanya dibuat dari akar rumput kering atau kulit kayu. Karena fungsinya sebagai mahkota, penutup kepala ini dibuat dan dihias seindah mungkin, misalnya dengan diberi aksen warna atau aksesoris tambahan lainnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
14 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

14 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

19 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

22 hari lalu

2 Polisi di Jayapura Diperiksa diduga terkait Penembakan, Kapolres Minta Maaf

25 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal