Tak Ada Guru, TNI Polri dan Freeport Mengajar Anak-Anak di Kampung Bekas Sarang KKB

Nathan Making
Tim gabungan TNI Polri, PWT dan Freeport mengajar anak-anak di kampung bekas sarang KKB di Tembagapura. (Foto: iNews/Nathan Making)

TIMIKA, iNews.id - Tim gabungan mengajar puluhan anak-anak di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Mereka membantu mengajar karena di kampung tersebut belum ada guru,

Tim ini terdiri atas beberapa anggota TNI Polri, Persatuan Wanita Tembagapura (PWT) dan Orica PT Freeport Indonesia. Kampung Waa Banti ini merupakan salah satu kampung yang pernah dimasuki kelompok KKB.

Kehadiran KKB di kampung ini membawa dampak sangat buruk, seperti membakar fasilitas kesehatan, sekolah dan lainnya. Sejak saat itu, anak-anak banyak yang putus sekolah dan tidak melanjutkan pendidikan.

Hal itulah yang membuat tim gabungan di Tembagapura berinisiatif membuat program belajar yang dinamakan 'Honai Belajar'. Konsep program ini untuk memberikan pendidikan dasar kepada anak-anak.

Karena terbatasnya akses ke lokasi, membuat program ini hanya dilakukan dua kali dalam satu minggu.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Pencari Kepiting Bakau di Mimika Diterkam Buaya, Hilang Diseret ke Dalam Sungai

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,6 Guncang Nabire Papua Tengah

57 tahun lalu

Jenazah Pratu David Gea Tiba di Bandara Silangit usai Gugur dalam Kontak Tembak di Papua

57 tahun lalu

7 WNA China Ditangkap di Nabire Papua, Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal Skala Besar

57 tahun lalu

Studi Banding ke Mimika, Legislator Perindo Boven Digoel Dorong Perda Perlindungan Naker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal