Sudahi Perang Adat, 2 Kelompok Warga di Jayawijaya Sepakat Damai

Antara
Perang antarwarga di Jayawijaya. (Foto: Antara).

WAMENA, iNews.id - Dua kelompok warga di Kabupaten Jayawijaya, Papua, sepakat berdamai dan menghentikan perang adat. Pertikaian tersebut mengakibatkan delapan orang luka-luka dan sejumlah rumah adat dibakar.

Perang tradisional ini terjadi antara masyarakat Kampung Meagama, Distrik Hubikosy dan Kampung Wukahilapok Distrik Pelebaga. Penyebabnya diduga karena saling tuding dan balas dendam kasus pembunuhan.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Dominggus Rumaropen mengatakan, mediasi perwakilan tokoh kedua kampung sudah dilakukan. Mereka sepakat meletakkan busur panah sebagai simbol menghentikan perang adat.

"Sudah ada kesepakatan damai," kata AKBP Dominggus di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Minggu (23/8/2020) kemarin.

Dugaan kasus pembunuhan yang melibatkan dua kelompok ini, kata dia, akan diselesaikan secara adat. Namun proses hukum di kepolisian tetap akan berlanjut, dan petugas akan memburu para pelaku di antara warga.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal