Sebelumnya warga meminta dua anggota panwas tingkat distrik di Kabupaten Mamberamo Raya, mengganti speedboat yang tenggelam di sungai. Mereka diancam tidak boleh kembali ke tempat bertugasnya.
Ketua Bawaslu Mamberamo Raya, Cornelia Mamoribo, membenarkan adanya warning dari warga terhadap anggota Panwas Memberano tengah Timur. Padahal insiden speedboat tenggelam itu murni kecelakaan.
Cornelia menjelaskan, kecelakaan sungai itu terjadi ketika dua anggota Panwas Distrik Mamberamo Tengah Timur bersama keluarganya kembali dari tempat tugas ke Kasonaweja dengan menyewa speedboat milik warga.
"Lalu speedboat itu terbalik, dua unit mesin motor 40 PK Turbo hilang bersama barang bawaan berupa tas, printer, laptop dan uang milik panitia distrik," ujar dia.