Satgas Yonif PR 330 Tembak Mati 2 Anggota KKSB Pimpinan Egianus Kogoya di Nduga

Edy Siswanto
Bupati Nduga Yairus Gwijangge bertemu dengan perwakilan Satgas Yonif PR 330, perwakilan Kodim dan Polsek Kenyam, terkait penembakan 2 anggota KKSB. (Foto/Ist)

Nyoman mengatakan, tim sebelumnya menggunakan teropong senjata SPR 1 AW dan melihat kedua anggota KKSB sedang transaksi penyerahan senjata jenis pistol. Kedua anggota KKSB tersebut sempat bergabung dengan sekelompok masyarakat yang akan menyeberang sungai dari arah Tawelma menuju Quari Atas Kampung Genit, kemudian menyeberang bersamaan dengan masyarakat.

"Setelah menyeberangi sungai, masyarakat langsung dijemput oleh mobil pikap menuju Kenyam. Tetapi kedua orang KKSB tersebut tidak ikut naik mobil pikap," katanya.

Tim terus melakukan pemantauan terhadap keduanya hingga dilakukan penembakan yang berakhir dengan tewasnya kedua anggota KKSB. Saat pemeriksaan, ditemukan barang bukti berupa senjata api pistol jenis revolver dengan nomor senjata S 896209 dan barang bukti lainnya.

“Barang bukti yang diamankan dari keduanya yakni satu pucuk pistol jenis revolver nomor senjata S 896209 dan handphone milik prajurit yang sempat dirampas pelaku sebulan lalu. Kemudian, tas dua buah, parang, kampak dan uang tunai Rp9.520.000," katanya.

Setelah menerima penjelasan dari perwakilan Satgas Yonif PR 330 dan pembuktian mengenai dua korban penembakan merupakan anggota KKSB, Bupati Nduga Yairus Gwijangge mengatakan selanjutnya akan menemui masyarakat. Dia akan menjelaskan kepada masyarakat kedua korban tersebut memang benar-benar bagian kelompok KKSB.

“Saya selaku Bupati yang mewakili masyarakat Kabupaten Nduga akan menjelaskan kepada masyarakat maupun keluarga korban bahwa yang tertembak itu merupakan bagian dari KKSB, bukan warga sipil yang tidak bersalah,” ucap Bupati.

Bupati juga meminta maaf kepada anggota TNI yang bertugas terkait isu dan berita tidak benar yang berkembang di lingkungan masyarakat. Begitu juga dengan tuduhan yang tersebar bahwa TNI sudah menembak masyarakat yang tidak bersalah.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Penembak Mati Remaja di OKI Ditangkap, Polisi Sita Revolver

57 tahun lalu

Remaja di OKI Sumsel Tewas Ditembak Teman saat Live TikTok dalam Kamar

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal