5 Orang Tewas saat Banjir Sorong, Pemkot Diminta Serius Tangani Lingkungan

Chanry Andrew Suripatty
Sejumlah pengendara nekat menerobos banjir di Sorong. (Foto: iNews/Andrew Chanry).

SORONG, iNews.id - Pemerintah Kota Sorong diminta serius menangani masalah lingkungan. Sebab banjir yang terjadi pada Kamis (16/7/2020) lalu telah menewaskan lima orang warga.

Koordinator Non-Litigasi Perhimpunan Bantuan Hukum Keadilan dan Perdamaian (PBHKP) Sorong, Jein RA Wosiri mengatakan, masalah lingkungan harus ditanggapi serius. Konsep tata ruang di Kota Sorong jangan sampai menimbulkan bencana banjir seperti kemarin.

"Kami minta pemerintah kota (pemkot) serius menangani ancaman banjir," kata Jein di Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (21/7/2020).

Sementara Ketua Yayasan Triton Papua, Abner Korwa menilai, musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Sorong baru-baru ini, karena tidak maksimalnya koordinasi antara wali kota dan jajaran SKPD.

"Hal ini membuat daerah resapan air tidak lagi berfungsi maksimal," ujar dia.

Dia menyoroti adanya Galian C yang dianggap sebagai pemicu bencana banjir. Proyek pembangunan itu membuat area resapan air berkurang, dan pemerintah daerah tidak memperhitungkan dampaknya.

"Itu izinnya dari siapa, bukannya dari Pemkot Sorong?" katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mencekam! Bentrok 2 Kelompok Pemuda Pecah di Sorong, 2 Polisi dan Anak 10 Tahun Terluka

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal