Umar menduga pemilik alat komunikasi tersebut merupakan simpatisan untuk dikirimkan kepada KKB yang kerap meresahkan masyarakat.
“Kami duga pemiliknya simpatisan KKB,” ucapnya.
Sementara untuk para penumpang dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan. Namun, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terkait temuan alat komunikasi tersebut.
“Kami akan terus kembangkan dan melakukan razia dalam rangka mengendalikan situasi di wilayah Lanny jaya agar aman dari aksi kriminalitas KKB,” ujarnya.