Puluhan Warga Sorong Tolak Rapid Test usai Kontak dengan Pasien Positif Covid-19

Chanry Andrew Suripatty
Antara
Puluhan warga Kota Sorong menolak dites cepat usai kontak dengan pasien positif Covid-19. (Foto: Antara)

Karena itu, kata dia, warga RT 02 tersebut menolak dilakukan pemeriksaan dengan menutup pintu gerbang lorong dan memilih isolasi mandiri di dalam rumah masing-masing.

Alvina menambahkan, puskesmas bersama pihak terkait lainnya akan terus melakukan pendekatan dengan masyarakat tersebut agar dapat melakukan tes cepat guna kebaikan bersama.

"Jumlah warga Kelurahan Klaligi yang telah dinyatakan positif virus corona sebanyak 12 orang dan kini menjalani isolasi. Penyebaran virus corona di kawasan tersebut berawal dari 2 pasien Klaster Gowa," ujarnya.

Penolakan ini menjadi perhatian tim Gugus Tugas Kota Sorong. Ketua Gugus Tugas Percepatan CovidD-19 Kota Sorong Welly Tigtig Weria bersama Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan dan Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman turun langsung ke lokasi tersebut.

Namun puluhan warga tersebut tetap berkeras menolak untuk dilakukan rapid test. Bahkan mereka mengunci dan menggembok pagar mereka, agar para petugas tidak bisa masuk ke dalam rumahnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

57 tahun lalu

Jelang Nataru, Dinkes Kaltim Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

57 tahun lalu

Waspadai Ancaman Teror Bom Jelang Nataru, Polda Babel Siagakan 1.930 Personel

57 tahun lalu

Warga Serbu Layanan Vaksinasi yang Digelar Polres Sukoharjo, Ada Hadiah Motor

57 tahun lalu

Rusia Klaim Vaksin Hidung Buatannya Ampuh Lawan Virus Corona

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal