Puluhan Warga Sorong Tolak Rapid Test usai Kontak dengan Pasien Positif Covid-19

Chanry Andrew Suripatty
Antara
Puluhan warga Kota Sorong menolak dites cepat usai kontak dengan pasien positif Covid-19. (Foto: Antara)

SORONG, iNews.id - Puluhan warga Kelurahan Klaligi, Distrik Manoi, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat yang telah kontak dengan pasien positif virus corona(Covid-19) menolak menjalani rapid test, Selasa (19/5/2020).

Alasan wargai menolak dites cepat oleh tim medis karena kondisi ekonomi. Bila mereka dilakukan tes cepat dan ada yang reaktif pasti di karantina mereka tak dapat bekerja untuk kebutuhan hidup.

Pantauan di lapangan tenaga medis yang telah menggunakan alat pelindung diri lengkap untuk melakukan tes cepat terhadap 55 warga Klaligi tersebut terpaksa pulang dengan peralatan yang ada karena warga menolak untuk dites cepat.

Kepala Puskesmas Malawei, Alviana Martaudang mengatakan, sebanyak 55 orang warga setempat yang kontak erat dengan pasien positif virus corona dijadwalkan dilakukan tes cepat hari ini namun menolak.

“Alasan warga setempat menolak dilakukan tes cepat karena apabila mereka reaktif dan harus dikarantina maka beban hidup seperti kontrakan dan kredit tidak dapat dilunasi karena mereka tidak bekerja,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

57 tahun lalu

Jelang Nataru, Dinkes Kaltim Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

57 tahun lalu

Waspadai Ancaman Teror Bom Jelang Nataru, Polda Babel Siagakan 1.930 Personel

57 tahun lalu

Warga Serbu Layanan Vaksinasi yang Digelar Polres Sukoharjo, Ada Hadiah Motor

57 tahun lalu

Rusia Klaim Vaksin Hidung Buatannya Ampuh Lawan Virus Corona

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal