Protes Pasar Modern Rufei Sepi Pembeli, Mama Papua Gelar Dagangan di Kantor Wali Kota

Chanry Andrew Suripatty
Mama Papua menggelar dagangan di Kantor Wali Kota Sorong memprotes Pasar Modern Rufei sepi pembeli. (Foto: Ist)

Yulce mengaku hampir sebagian besar para pedagang di pasar Modern Rufei harus mencari modal melalui kredit usaha pada koperasi simpan pinjam untuk memulai dagangan.

"Kami ini harus kredit dulu di koperasi simpan pinjam untuk modal awal usaha, lalu kalau dagangan kami tidak laku-laku, siapa yang mau tolong kami kembalikan modal, mana bunganya juga harus kami bayar," ucap Yulce. 

Sementara itu, salah seorang pedagang lain, Albertina menduga pembeli di Pasar Modern Rufei sepi karena sejumlah penjaja dagangan di Pasar Boswesen belum ditertibkan. Sehingga pembeli masih banyak yang berbelanja di sana.

"Kami mau pihak pemerintah ini harus tegas, semua ditertibkan, pasar lama itu harus dibongkar agar penjualan bisa terpusat di pasar modern yang baru diresmikan itu. Tidak boleh beda-bedakan begini, ada yang masih jualan di Pasar Boswesen harus ditertibkan, dipindahkan semua ke pasar modern, itu baru adil," cetus Albertina. 

Sebelumnya, polemik relokasi para pedagang di Pasar Boswesen telah ditindaklanjuti oleh Pj Wali Kota Sorong Goerge Yarangga. Goerge telah melakukan pengecekan langsung ke Pasar Boswesen dan Pasar Modern Rufei untuk mendata persoalan relokasi para pedagang. 

Melihat kondisi tersebut, kata George, pihaknya akan menentukan langkah agar seluruh pedagang di pasar Boswesen bisa direlokasi ke Pasar Modern Rufei.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecewa Dirumahkan, Petugas Kebersihan Tumpahkan Sampah ke Kantor Wali Kota Sorong

57 tahun lalu

Berkah Lebaran, Mama-Mama Papua Penjaja Koran Bekas untuk Jemaah Sholat Id di Jayapura

57 tahun lalu

Viral Video Mama Papua Sulap Mobil SUV Jadi Gerobak Jualan Sayur

57 tahun lalu

Pertama Kalinya Mama-Mama Papua Jualan Martabak, KSAD Bantu Berikan Gerobak

57 tahun lalu

Kalungkan Noken ke Jokowi di Jayapura, Mama Papua: Saya Senang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal