Mereka akan mengamankan areal PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika dari segala potensi gangguan diantaranya penembakan dari KKB atau yang lebih dikenal TPNPB OPM.
2. Nanggala Kopassus
Tim Nanggala identik dengan sebutan tim kecil intelijen tempur Kopassus yang dibentuk sejak Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus dipimpin Yogie Soewardi Memed yang kala itu berpangkat Brigadir Jenderal TNI.
Personel tim ini merupakan prajurit pilihan dari korps baret merah yang selain mempunyai kemampuan mumpuni dalam bidang Sandhiyudha (intelijen tempur). Karena anggotanya telah menempuh brevet Para Komando di Batujajar dan Cilacap.
Tim ini memiliki kemampuan khusus diatas rata rata prajurit Infantri Raider seperti bergerak lebih cepat dalam setiap penguasa medan atau matra baik darat, laut maupun udara, survival, amphibi, lintas udara, mobil udara, pertempuran jarak dekat, pengintaian dan infiltrasi serta kemampuan anti teror.