"Apakah terbakar atau dibakar dan kenapa terbakar serta apa alasannya belum jelas," ucapnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan polisi masih mengusut dugaan keterlibatan KKB terkait peristiwa pembakaran tersebut. Lokasinya diketahui masuk wilayah markas KKB pimpinan Egianus Kogoya.
Polisi juga akan mendalami adanya dugaan KKB sempat melakukan penyanderaan terhadap pesawat beserta kru dan penumpangnya.
Sementara Distrik Manajer Susi Air Wilayah Timika Jeremy Jordan Rumi mengatakan, pesawat tersebut dipiloti Philips Max Marthin warga berkebangsaan Selandia Baru yang membawa lima penumpang, termasuk bayi. Nama-nama kelima penumpang pesawat yakni Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge dan Wetina W.