SENTANI, iNews.id - Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menegaskan salah satu aspek penting dalam pelaksanaan Revisi Kedua UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua adalah perlunya rencana induk yang disusun bersama baik oleh pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi dengan melibatkan masyarakat adat dan pemerintah pusat.
Rencana induk implementasi UU Otsus sangat diperlukan agar Papua bisa bergerak lebih cepat lagi dalam usaha-usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya orang-orang asli Papua.
"Sekarang sudah disahkan seperti ini maka langkah lanjutannya adalah menyusun rencana induk implementasi Otsus. Ini sangat penting dan kita harus fokus untuk membicarakannya, ya pemrov, pemda, lembaga adat, DPRP, DPRK, MRP bersama pemerintah pusat, sehingga langkah-langkah kita jelas ke depan," kata Mathius, Jumat malam (30/7/2021).
Menurut Mathius, beberapa amanat UU Otsus Papua seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan masyarakat adat harus dibicarakan secara serius. Kata dia aspek SDM yang mendapat porsi besar yaitu 50 persen dari dana Otsus perlu dikerjakan dengan rencana program yang jelas.
"Aspek SDM ini tentu sangat penting agar ke depan Papua bisa bergerak lebih cepat. Bukan hanya itu infrastruktur kita kerjakan juga dan masyarakat adat. Ini semua penting. Khusus masyarakat adat ini menjadi strategis karena di Papua ini tidak ada lahan yang kosong sebenarnya karena semua di bawah penguasaan adat. Jika masyarakat adat kita perhatikan secara sungguh-sungguh, maka aspek lain juga akan mudah kita kerjakan," ujar Mathius.