Insiden ini berawal saat para tersangka berinisial VM, RK dan IE memalak korban. Namun karena korban tidak mempunyai uang kemudian para tersangka mengeroyok korban hingga melakukan penganiayaan.
Ketiga pelaku diduga dalam kondisi mabuk, sehingga melakukan aksi nekat tersebut. Dia mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.
Sebelumnya guru SD di Yayasan Pondok Karya Pembangunan Sentani babak belur dikeroyok tiga pemuda yang sedang mabuk. Kondisi korban saat ini sudah membaik usai dalam penanganan medis.