Penangkapan Pembacok Tukang Bubur Kacang Hijau, Berawal dari Motor Pelaku yang Tertinggal

Antara
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri (Foto: Antara/Evarianus Supar)

JAYAPURA, iNews.id - Penangkapan dua penganiaya pedagang bubur kacang hijau di wilayah Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, berawal dari penyelidikan motor milik pelaku. Kendaraan tersebut tertinggal di Pasar Yokatapa, dekat kios korban.

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri, membenarkan adanya motor milik pelaku yang kini diamankan sebagai barang bukti kasus penganiayaan ini.

"Usai menganiaya para pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan motornya," kata Irjen Pol Mathius di Kota Jayapura, Papua, Senin (19/4/2021).

Motor jenis Megapro berwarna merah ini diketahui milik seorang pelaku berinisial MS. Dari data itulah, polisi bisa menangkap dua orang tersebut yakni MS dan AS.

"Keduanya sudah diamankan dan saat ini diperiksa intensif di Polres Intan Jaya," kata Irjen Pol Mathius di Kota Jayapura, Papua, Senin pagi.

Penyidik masih memeriksa kedua pelaku, termasuk keterlibatannya dengan KKB. Polisi juga sedang menyelidiki motif kedua pemuda ini menganiaya korban, Asep Saputra (50).

Sebelumnya seorang pedagang bubur kacang hijau di Pasar Yokatapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, menjadi korban pembacokan orang tak dikenal. Korban saat ini dievakuasi ke Kabupaten Nabire untuk mendapat penanganan medis lanjutan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 jam lalu

Berkas Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan YTR Dilimpahkan ke Kejati Jabar

4 jam lalu

Kasus Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bandung Masuki Babak Baru

3 hari lalu

Polisi Telusuri Asal 3 Senpi Milik KKB Yahukimo, Buru Jaringan Pemasok Persenjataan

3 hari lalu

8 Orang Ditangkap terkait Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka

3 hari lalu

Identitas 3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Senjata di Yahukimo, Salah Satunya Roni Rubis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal