Kapolri menginstruksikan kepada personel TNI-Polri untuk membantu atau bersinergi dengan pemerintah daerah (Pemda) setempat untuk melakukan akselerasi vaksinasi massal. Tujuannya agar mempercepat target dari pemerintah mewujudkan herd immunity.
Untuk percepatan vaksinasi di Papua, Sigit menyebut bakal menyiapkan tempat vaksin di sekolah dengan target siswa dan orang tua murid. Kemudian di tempat ibadah untuk para masyarakat. Bahkan, nantinya, percepatan vaksinasi juga akan door to door sampai ke distrik atau kampung.
"Untuk mengurangi risiko penularan dan kematian akibat Covid-19, TNI-Polri bersama pemda terus melakukan akselerasi vaksinasi," katanya.
Disisi lain, Kapolri juga mendorong Forkopimda Mimika untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar mau menjalani isolasi terpusat (isoter) yang telah disediakan. Hal itu akan lebih baik untuk kesembuhan masyarakat yang terpapar virus Corona karena ditunjang fasilitas memadai dan diawasi penuh oleh tenaga kesehatan (nakes).
"Tetap lebih diutamakan isolasi atau karantina di Isoter karena di bawah pengawasan tenaga medis," kata Sigit.
Sigit menegaskan bahwa, pelaksanaan PON ke-XX juga bisa membangkitkan roda perekonomian masyarakat setempat. Oleh sebab itu, faktor kesehatan di tengah pandemi Covid-19 harus diperkuat.
"PON XX Papua sukses dan lancar, investasi aman, pertumbuhan ekonomi meningkat, Papua semakin maju dan modern, masyarakat sehat sejahtera," ucap Kapolri.