Oknum Prajurit TNI di Papua Lari dari Tugas, Bawa Sepucuk Senjata Api Laras Panjang

Chanry Andrew Suripatty
Ilustrasi prajurit TNI di Papua. (Foto: Dok)

JAYAPURA, iNews.id - Seorang prajurit TNI dari Kesatuan Batalyon 756 Wimane Sili, Kompi C Senggi dikabarkan melarikan diri dari tugas. Dalam pelariannya, disebutkan dia membawa satu pucuk senjata api laras panjang jenis SS2V1. 

Informasi diperoleh, identitas prajurit TNI AD tersebut diketahui berinisial Prada YB, personel Kompi C Senggi, Batalyon 756 Wimane Sili. Batalyon ini merupakan bagian dari Batalyon Infanteri TNI yang berada di bawah Komando Korem 172/Praja Wira Yakthi Kodam XVII/Cenderawasih. Untuk Kompi C bermarkas di Senggi, Kabupaten Keerom, Papua.

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Infanteri Aqsha Erlangga yang dikonfirmasi membenarkan Prada YB, personel Kompi C Senggi, Batalyon 756 Wimane Sili telah melarikan diri dari tugas sejak Jumat (17/12/2021).

"Jadi informasi tersebut memang benar (Anggota TNI AD-Kelana Yudha (Melarikan Diri). Saat ini sedang kami dalami dan proses pencarian terhadap yang bersangkutan," ujar Erlangga yang dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Sabtu (18/12/2021) malam.

Menurutnya, anggota yang lain saat ini sedang mencari Prada YB.

"Kami cari dulu yang bersangkutan yah. Kami cek dulu motif yang bersangkutan melarikan diri dari Kesatuan itu apa. Apakah yang bersangkutan punya masalah atau apa yah kita masih mengalami dulu. Intinya sudah pasti dari pimpinan TNI AD merespons hal tersebut dan tentunya pasti ada tindakan tegas terhadap prajurit yang melarikan diri atau kelana yudha," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Tragedi di Pedalaman Yahukimo, 8 Pendulang Emas Tewas Dibantai KKB OPM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal