Dia juga mendorong Pemprov Papua untuk memberi perhatian lebih kepada mahasiswa yang sedang berkuliah di berbagai daerah.
Mengawali dialog seminar, Kordinator Jaringan Papua Damai Adriana Elisabeth menyampaikan pentingnya mendorong kontribusi semua pihak serta mendorong partisipasi publik seluas-luasnya dalam rangka membangun dialog damai di Tanah Papua.
"Semua pihak harus duduk bersama, lalu perlu kita dorong juga partisipasi publik seluas-luasnya dalam rangka mewujudkan dialog damai di Tanah Papua," ujar Adriana yang hadir melalui daring.
Terkait permasalahan pendidikan di Papua, dia menyarankan perlu digelarnya sebuah forum Konferensi Pendidikan se-Papua dan Papua Barat yang bertujuan memetakan masalah pendidikan. Kemudian merumuskan langkah dan rencana aksi dalam mengatasinya.
Selanjutnya, Sesditjen DiktiRistek Kemendikbud Yayat Hendayana memaparkan, pemerintah melalui Kemendikbud Ristek telah melibatkan mahasiswa Papua yang berkuliah di Universitas Negeri Papua (UNIPA), Universitas Musamus dan Universitas Cenderawasih (UNCEN) dalam Program Kampus Merdeka.