Mengenal Tradisi Bakar Batu di Papua, Ritual Memasak Suku Dani

Anissa Puspa Kirana
Mengenal tradisi bakar batu di Papua yang dilakukan oleh masyarakat Suku Dani. (Foto: Antara).

Setelah semua bahan makanan dimasukkan, lalu ditutup lagi dengan daun pisang dan batu-batu panas, kemudian juga ditutup kembali dengan tanah agar uap panas dari batu tidak keluar. 

Waktu yang dibutuhkan dalam proses pembakaran hingga matang, sekitar dua jam. 

3. Tahap Makan Bersama

Setelah makanan matang, tumpukan batu mulai dikeluarkan, daging babi, ubi dan sayuran yang sudah matang  siap disajikan. Para masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua akan duduk secara berkelompok. 

Setelah masakan matang, para ibu akan membagikan sayuran kepada setiap kelompok, sedangkan kepala suku dan asistennya akan mengangkat dan memotong daging babi. 

Aturan umum selama upacara bakar batu, yaitu masyarakat harus menikmati makanan di tempat dan tidak boleh membawa pulang makanan tersebut.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

57 tahun lalu

Bakar Batu di Gereja Tolikara Berujung Ricuh, 2 Kelompok Jemaat Bentrok

57 tahun lalu

Tradisi Ngatir di Cipanas Lebak, Silaturahmi Antarkampung Lewat Tukar Bakul Nasi

57 tahun lalu

Seru! Tradisi Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Bangkalan, Warga Berebut Uang hingga Bebek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal