Masuk Wilayah KKB, Perusahaan Kayu Terbakar di Maybrat Diminta Hentikan Operasional

Chanry Andrew Suripatty
Kebakaran di camp pekerja dan mobil operasional PT Bangun Kayu Irian, Distrik Kamundan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Rabu (1/12/2021). (Foto: iNews/Chanry AS)

SORONG, iNews.id - Dandim 1809 Maybrat Letkol Inf Harry Ismail meminta aktivitas operasional perusahan kayu PT Bangun Kayu Irian (BKI) dihentikan sementara. Hal ini buntut terbakarnya camp pekerja dan alat berat di perusahaan tersebut, Rabu (1/12/2021).

Bahkan, Dandim menyampaikan dengan alasan keamanan, sudah berkali-kali melarang perusahaan agar menghentikan operasionalnya sementara. 

"Mereka saya larang untuk tidak beroperasi tapi jalan terus. Nanti pada tanggal 26 November, barulah PT Bangun Kayu Irian menurunkan karyawannya setelah mendengar langsung adanya informasi kejadian akan diserang" ujar Hary Ismail, Kamis (2/12/2021).

Menurutnya, selama ini perusahaan setiap diingatkan terkait kondisi keamanan selalu mengaku tidak mengetahui ada diduga oknum karyawan yang merupakan bagian dari KNPB Militan wilayah Maybrat.

"Nah, selama ini alasan PT BKI tidak menurunkan karyawannya karena mereka tidak tahu. Yang mereka tahu, mereka ini warga. Padahal sudah saya ingatkan kepada pemilik perusahaan untuk hati-hati karena warga tersebut merupakan jaringannya mereka," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dijanjikan Bisa Kerja di Perusahaan, Warga Karawang malah Tertipu Rp5 Juta

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal