Massa Pro Erdi Dabi-John Wilil Rusuh di Yalimo, Kapolda Papua Diminta Tak Kirim Pasukan

Omega Batkorumbawa
Pembakaran fasilitas pemerintah dan umum di Yalimo, usai putusan MK terkait pilkada, Selasa (29/6/2021). (Foto: Antara/pihak ketiga)

John Wilil juga mengaku tidak bisa menahan emosi massa setelah mendengar hasil putusan MK yang membatalkan SK Penetapan KPU Yalimo. MK mendiskualifikasi Cabup Erdi Dabi lantaran status hukum pidana yang pernah menjeratnya.

“Saya sebenarnya sudah menahan masyarakat, tapi kemarahan masyarakat sangat besar. Sebab, sudah dua kali menang mutlak, tapi selalu dipermasalahkan,” katanya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Akhmad Mustofa Kamal sebelumnya mengatakan, sudah menerima informasi mengenai massa yang membakar sejumlah perkantoran pemerintah, bank, dan fasilitas umum, serta kios milik masyarakat di Yalimo. Namun, dia tidak menjelaskan tindakan yang telah dilakukan Polda Papua terkait aksi anarkistis warga tersebut.

"Iya benar telah terjadi pembakaran sejumlah fasilitas pemerintah dan beberpa lapak kios di Elelim," ujar Akhmad Mustofa Kamal.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Motif Pria Lansia Nekat Bakar Toko Grosir Snack di Jombang, Sakit Hati Ditegur

57 tahun lalu

Terungkap Kasus Pembakaran Toko Grosir Snack di Jombang, Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

1 Orang Ditangkap terkait Pembakaran Ponpes Nurul Jadid di Mesuji, Diduga Provokator

57 tahun lalu

Ngeri! Preman di Medan Siram Bensin dan Ancam Bakar Warung gegara Tak Diberi Uang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal