Mahfud MD Duga Pendeta Yeremia Dibunuh KKB karena Pro-NKRI

Riezky Maulana
Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: Kemenko Polhukam).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut Pendeta Yeremia Zanambani merupakan sosok yang selama ini dikenal pro terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sikap itu yang ditengarai membuat dia dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Mahfud menduga KKB telah memainkan isu untuk menyudutkan Pemerintah Indonesia. Mereka diduga membunuh pemuka agam, kemudian melemparkan tudingan kepada TNI sebagai pelaku pembunuhan.

"Apalagi Pendeta Yeremia ini orang yang selama ini di kenal sebagai pro-NKRI gitu sehingga ada dugaan juga, jangan-jangan ini dibunuh separatis, lalu dituduhkan," ujar Mahfud dalam konferensi pers daring, Jumat (2/10/2020).

Menurut menteri pertahanan di era Presiden Gus Dur ini, ada dua kepentingan atas pembunuhan terhadap Pendeta Yeremia. Pertama, karena dia mendukung NKRI, kedua ada alasan untuk menuduh TNI.

Kendati demikian, Mahfud belum dapat memastikan lantaran kepolisian terus menyelidiki latar belakang kasus tersebut. Menurutnya, polisi cukup kesulitan mengungkap dalang pembunuh Pendeta Yeremia.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Kronologi KKB Tembak 2 Warga Sipil di Yahukimo, Korban Dibuntuti 2 Pelaku Gunakan Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal