"Pelaksanaan PON XX akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua pada Kuartal II 2021. Ekonomi Papua dengan pertambangan dan penggalian sebesar 13,14 persen, sedangkan tanpa pertambangan dan penggalian hanya 2,81 persen," kata Sigit.
Kapolri menjelaskan, perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19 mulai tumbuh sebesar 7,07 persen.
Begitu pula, peningkatan produksi komoditas emas dan tembaga cukup signifikan menyebabkan pertumbuhan ekonomi Papua dengan pertambangan dan penggalian tumbuh positif sejak Kuartal IV 2020.
Karena itu, Sigit mengimbau Forkopimda Jayapura untuk memperhatikan penanganan dan pengendalian Covid-19 agar menekan angka kasus dan aktivitas masyarakat dapat bergerak dengan normal baru.
Kapolri juga menekankan penerapan protokol kesehatan pada saat penyelenggaraan PON XX Papua sebagai perlindungan dasar dari paparan Covid-19, termasuk vaksinasi.